Sarapan di Rumah saya

Di hari kerja kita sering keluar dari rumah dengan kopi di satu tangan dan sepotong roti panggang di tangan lainnya, tetapi di akhir pekan, sarapan selalu lebih santai. Segala sesuatu berjalan lebih lambat. Terkadang sudah dekat ke waktu makan siang, dengan banyak selingan bacaan dan perbincangan saat menyantap buah-buahan, telur rebus, madu, dan roti panggang. Salah satu hidangan favorit yang ingin kami sajikan untuk teman yang berkunjung adalah panekuk soba dengan blueberry.

WAKAF MENJADI KEKUATAN EKONOMI

WAKAF MENJADI KEKUATAN EKONOMI ?

Wakaf menjadi kekuatan ekonomi tak hanya di masa lalu melainkan menjadi kekuatan di masa-masa sekarang. Data Badan Wakaf Indonesia (BWI) memaparkan bahwa pada abad ke-19 sekitar hampir 75% lahan yang ditanami daulah Khilafah Turki merupakan aset wakaf tanah. Kemudian, 50% dari lahan Aljazair pada masa penjajahan perancis, juga merupakan aset wakaf tanah.

Tak hanya itu, pada perode yang sama sebanyak 12,5% lahan pertanian di Mesir adalah aset wakaf tanah. Di Iran, sekitar 30% lahan yang ditanami adalah aset wakaf tanah.

Selain aset wakaf tanah dan benda lainnya, wakaf uang bisa berperan dalam menghadapi defisit yang dialami sebuah negara. Sebut saja, Mesir pada tahun 2013 yang meminjam aset wakaf Al-Azhar.

Saat ini beberapa negara tengah mengembangkan model wakaf modern, yaitu wakaf korporat. Konsep ini telah dilakukan oleh Johor Corporation Malaysia dan Wakaf Real Estate Singapura (WAREES), yang mengelola aset wakaf menjadi produktif. Masjid menjadi hotel modern dan sebagainya.

Sekarang! Giliran Indonesia untuk membumikan wakaf dan handal dalam pengelolaan aset wakaf, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjawab problematika hari ini.

#QuantumWakaf

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai